Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) memperkuat sinergi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam rangka memastikan program beasiswa pemerintah daerah bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah berjalan tepat sasaran. Beasiswa bernama Berani Cerdas ini dibahas dalam pertemuan yang digelar di Universitas Hasanuddin, Selasa 3 Februari 2026 di Gedung Rektorat Unhas.
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah diwakili Kepala Dinas Pendidikan Drs. Firmanza DP, S.H., M.Si. Sementara dari pihak Universitas Hasanuddin hadir Sekretaris Rektor Dr. Sawedi Muhammad, S.Sos., M.Sc., Direktur Kemahasiswaan Unhas Abdullah Sanusi, Ph.D., serta Dekan Fakultas Vokasi Unhas Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, M.P.
Direktur Kemahasiswaan Unhas Abdullah Sanusi, Ph.D., dalam pemaparannya menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 258 mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang terdaftar di Unhas, dengan 65 orang di antaranya merupakan penerima beasiswa.
“Unhas menyambut baik penguatan sinergi ini dan berharap ke depan dapat terwujud berbagai bentuk kerja sama lainnya yang saling menguatkan,” ujar Abdullah.
Ia menambahkan bahwa Universitas Hasanuddin memiliki sejumlah program unggulan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya program fast track yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan hingga jenjang magister dalam waktu lima tahun. Selain itu, selama ini Unhas juga telah menjalin kerja sama rekrutmen dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berlokasi di Sulawesi Tengah sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat 288 mahasiswa asal Sulawesi Tengah penerima beasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin. Namun demikian, pihaknya masih menghadapi tantangan dalam aspek akuntabilitas penerima beasiswa.
“Kami diutus Gubernur untuk menyelesaikan kendala tersebut, sehingga kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi sangat penting untuk memastikan program beasiswa berjalan tepat sasaran dan terkelola dengan baik," ungkap Firmanza.
Ia menjelaskan bahwa program beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bertajuk Berani Cerdas mengalokasikan anggaran sebesar Rp90 miliar untuk lebih dari 23 ribu mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang tersebar di sekitar 400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Melalui penguatan sinergi ini, Pemprov Sulawesi Tengah dan Universitas Hasanuddin berharap pengelolaan beasiswa daerah dapat semakin akuntabel, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Tengah.