Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan pelaksanaan Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) Tahun 2026 sebagai tuan rumah penyelenggara tingkat nasional. Launching berlangsung di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Senin (25/5), dan dihadiri jajaran pimpinan universitas.
Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., didampingi Sekretaris Universitas, para Wakil Rektor, serta pimpinan fakultas. Pada momentum tersebut, Unhas juga secara resmi memperkenalkan logo resmi KJI dan KBGI Tahun 2026 sebagai identitas penyelenggaraan kompetisi nasional tersebut.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya persiapan penyelenggaraan KJI dan KBGI 2026 yang akan dipusatkan di Fakultas Teknik Unhas, Gowa, pada 25–32 Oktober 2026. Sebelumnya, Unhas juga sukses menjadi tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang berlangsung dengan partisipasi perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
KJI dan KBGI merupakan kompetisi nasional bergengsi di bidang teknik sipil dan konstruksi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam ajang pengembangan kreativitas, inovasi, dan kemampuan rekayasa di bidang konstruksi dan infrastruktur.
Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) berfokus pada kemampuan mahasiswa dalam merancang dan membangun model jembatan dengan mempertimbangkan aspek kekuatan struktur, efisiensi material, estetika, hingga performa konstruksi. Sementara Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) menitikberatkan pada perancangan struktur bangunan tahan gempa yang memenuhi standar keselamatan dan keteknikan modern.
Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya dituntut unggul dalam aspek desain dan analisis struktur, tetapi juga kemampuan kolaborasi, manajemen proyek, inovasi teknologi, dan ketepatan pelaksanaan konstruksi.
Rektor Unhas, Prof. JJ, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kompetisi nantinya akan dipusatkan di Fakultas Teknik Unhas, Gowa. Ia berharap segala persiapan penyelenggaraan dapat berjalan optimal serta mampu menghadirkan pengalaman kompetisi yang berkualitas bagi seluruh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Selain kesiapan sebagai tuan rumah, Prof. JJ juga berharap mahasiswa Unhas mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih prestasi gemilang pada ajang KJI dan KBGI 2026.
“Kita tentu berharap persiapan berjalan dengan baik dan mahasiswa Unhas juga mampu menunjukkan prestasi terbaik pada kompetisi ini,” tambahnya.
Pelaksanaan kompetisi nantinya akan mencakup berbagai tahapan penilaian, mulai dari presentasi desain, proses konstruksi, pengujian struktur, hingga evaluasi inovasi dan performa karya peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.