Loading...

Dorong Aksi Nyata Mahasiswa, Unhas Loloskan 19 Proposal Mahakarya 2026

Posted By
ILHO
Kategori
PENGUMUMAN
Date
12-05-2026

Universitas Hasanuddin melalui Direktorat Kemahasiswaan secara resmi mengumumkan hasil seleksi Program Mahasiswa Unhas Berkarya (Mahakarya) Tahun 2026 pada Selasa, 12 Mei 2026. Dari total 28 proposal yang diajukan oleh lembaga kemahasiswaan Unhas, sebanyak 19 proposal dinyatakan lolos seleksi dan akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di berbagai wilayah sasaran.

Mahakarya merupakan salah satu program unggulan Subdirektorat Kelembagaan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan yang bertujuan mendorong aktualisasi keilmuan mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk menghadirkan solusi nyata berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan keterampilan, sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Pelaksanaan Mahakarya juga sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang menekankan pentingnya kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan penerapan ilmu pengetahuan. Mahasiswa tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan dampak sosial yang langsung dirasakan masyarakat melalui program-program pengabdian yang berkelanjutan.

Kegiatan Mahakarya mencakup berbagai bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan humaniora yang dipelajari mahasiswa secara lintas disiplin. Proposal kegiatan diajukan secara berkelompok dengan anggota minimal berasal dari dua program studi berbeda di bawah bimbingan seorang dosen pembimbing.

Adapun prioritas program dalam Mahasiswa Unhas Berkarya mencakup berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari kelompok balita dan anak-anak, remaja, masyarakat terdampak bencana, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kelompok usaha kecil dan menengah (UMKM).

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, Ph.D., menyampaikan bahwa Program Mahakarya menjadi salah satu ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan keilmuan yang dimiliki secara langsung di tengah masyarakat.

“Melalui Mahakarya, mahasiswa tidak hanya belajar menyusun program, tetapi juga belajar memahami persoalan sosial dan menghadirkan solusi dan berdampak nyata bagi masyarakat. Program ini juga mendorong penguatan kerja sama lintas disiplin ilmu dalam pelaksanaan pengabdian,” jelas Abdullah.

Ia menambahkan, setiap proposal yang dinyatakan lolos akan memperoleh pendanaan maksimal sebesar Rp5 juta dari Universitas Hasanuddin untuk mendukung implementasi program di lapangan.

Pendaftaran proposal Mahakarya dibuka sejak April hingga Mei 2026. Seluruh proposal yang masuk telah melalui proses seleksi oleh tim reviewer berdasarkan aspek inovasi program, kebermanfaatan, keberlanjutan kegiatan, serta potensi dampaknya bagi masyarakat.

Melalui Program Mahakarya, Universitas Hasanuddin berharap mahasiswa dapat semakin aktif mengimplementasikan ilmu pengetahuan di luar ruang kelas dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui kontribusi nyata mahasiswa.