Universitas Hasanuddin kembali menyediakan jas almamater bagi mahasiswa baru sebagai bagian dari penyambutan mereka memasuki lingkungan akademik Unhas. Penyaluran tahap kedua berlangsung pada 1–6 Agustus 2026 di JK Arenatorium Unhas.
Sebanyak 6.970 jas almamater disiapkan untuk mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri. Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang sebelumnya diberikan kepada mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Program penyediaan jas almamater ini telah memasuki tahun kedua. Unhas kembali melanjutkan program tersebut sebagai bagian dari upaya menyambut mahasiswa baru dan memberikan dukungan sejak awal mereka memulai perjalanan di lingkungan kampus.
Ada yang berbeda dalam paket jas almamater tahun ini. Setiap mahasiswa menerima kartu ucapan selamat dari Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Kartu tersebut berisi ucapan atas keberhasilan mahasiswa melewati tahapan seleksi yang ketat hingga diterima sebagai bagian dari keluarga besar Unhas.
Kartu tersebut juga memuat pesan Rektor untuk mengawali kehidupan kampus. Mahasiswa baru diajak menjadi pembelajar tangguh dan tumbuh menjadi generasi hebat selama menempuh pendidikan di Unhas.
Bagi Syarifah Nurazizah, mahasiswa Program Studi Peternakan yang mengambil jas almamater pada Senin (3/8), momen tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan.
“Saya merasa sangat senang, bangga, dan bersyukur menjadi bagian dari Universitas Hasanuddin. Jas almamater ini menjadi simbol kebanggaan dan identitas sebagai mahasiswa Unhas,” ujarnya.
Syarifah juga mengaku senang ketika menemukan kartu ucapan dari Rektor di dalam paket jas almamater. Menurutnya, kartu tersebut memberikan kesan sambutan yang hangat bagi mahasiswa baru. Pesan “jadilah pembelajar tangguh dan tumbuh menjadi generasi hebat di Universitas Hasanuddin, kampus kita tercinta” menjadi bagian yang paling berkesan baginya.
Ia juga mengapresiasi proses pengambilan jas almamater yang dinilainya berjalan dengan baik. “Pelayanannya sangat baik dan tertib,” katanya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., mengatakan pengalaman awal mahasiswa di kampus turut membentuk rasa memiliki terhadap almamater.
“Mahasiswa baru tidak hanya memulai perjalanan akademiknya, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Hasanuddin. Karena itu, kami ingin mereka memulai perjalanan tersebut dengan rasa bangga, nyaman, dan memiliki ikatan dengan almamaternya,” ujarnya.
Penyaluran jas almamater menjadi salah satu layanan yang dikoordinasikan Direktorat Kemahasiswaan untuk mendukung proses transisi mahasiswa baru memasuki kehidupan kampus. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai jalur penerimaan mahasiswa.
Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si., IPM., mengatakan jas almamater memiliki makna lebih dari sekadar pakaian yang dikenakan mahasiswa.
“Jas almamater bukan sekadar pakaian, tetapi menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan sebagai mahasiswa Unhas. Kami berharap pemberian ini menjadi bagian dari pengalaman awal yang baik bagi mahasiswa baru dalam memulai perjalanan mereka di Unhas,” ujarnya.
Kehadiran kartu ucapan dari Rektor melengkapi penyambutan mahasiswa baru tahun ini. Pesan tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk menjalani kehidupan akademik dan tumbuh sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Hasanuddin.